Kamis, 03 Januari 2019

Contoh Critical Riview


Pendahuluan

Tulisan ini adalah critical review dari artikel “Potensi Energi dan Radiasi di Riau” yang di posting oleh Nizar M hidayat di RiauPos.co. Di artikel ini penulis mejelaskan bahwa potensi energi di Indonesia cukup besar terutama di Riau, salah satunya energi matahari. Potensi ini harus di manfaatkan oleh Indonesia sebagai sumber energi baru dan terbarukan.

Latar Belakang

            Sekarang ini dunia sedang berlomba-lomba dalam menciptakan Energi Baru dan Terbarukan untuk negaranya sebagai pengganti energi fosil. Indonesia merupakan salah satu negara yang mempunyai potensi Energi Baru dan Terbarukan (EBT) yang sangat melimpah. Dengan memanfaatkan potensi ini Indonesia bisa mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil, yang kita tahu persediaannya yang kian menipis dan kebutuhan yang terus meningkat serta dapat menjadi ancaman bagi lingkungan.

Salah satu potensi EBT yang bisa di manfaatkan Indonesia ialah matahari walaupun kita gunakan secara terus-menerus tidak akan habis. Energi matahari juga sangat menguntungkan di bandingkan energi fosil karna energi surya lebih ramah lingkungan.

Critical Review Artikel

Poin utama artikel ini adalah Indonesia memiliki potensi Energi Baru Terbarukan yang cukup besar, terutama dalam pemanfaatan energi mataharinya.

Penulis menyarankan di artikelnya, agar Indonesia memanfaatkan potensi EBTnya, terutama untuk wilayah riau dengan pemanfaatan energi matahari melalui lahan kosong untuk membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS)

Penulis menegaskan pada artikelnya, penggunaan Energi Fosil secara terus menerus dapat membahayakan lingkungan dan ini jelas, pemanfaatan energi fosil yang berlebihan berdampak buruk sehingga meningkatnya jumlah gas rumah kaca (GRK) di atmosfer yang menyebabkan panas dari matahari yang di terima oleh bumi seharusnya di pantulkan kembali ke angkasa, namun adanya gas rumah kaca akan menghalangi sebagian panas kembali ke angkasa dan membuatnya terperangkap di atmosfer bumi sehingga menimbulkan terjadinya pemanasan global.

Selanjutnya penulis menegaskan pada artikelnya, Indonesia yang berada dalam wilayah khatulistiwa mempunyai potensi energi surya yang cukup besar sepanjang tahunnya. Posisi matahari dan kedudukan wilayah di permukaan bumi memberikan pengaruhnyata terhadap potensi energi surya pada suatu wilayah.

Saya sependapat dengan penulis di artikelnya, agar Riau memanfaatkan lahan kosongnya untuk membangun PLTS, karena potensi riau sendiri dalam pemanfaatan energi matahari dengan iklim yang mudah di prediksi dan radiasi matahari yang cukup tinggi pada musim kemaraunya, sangat menguntungkan bagi riau sebagai penghasil energi listrik.

Penulis menegaskan di artikelnya, pemerintah telah menerbitkan undang-undang untuk mendukung upaya dan pemprograman pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT) di indonesia.
Saya setuju dengan penulis di artikelnya, yang menyarankan perlu dilakukan diversifikasi pemanfaatan sumber energi selain fosil yang memiliki keterbatasan dan rentan memicu kerusakan lingkungan, karna diversifikasi merupakan langkah yang tepat untuk mengurangi ketergantungan terhadap sumber fosil.

Menurut saya, informasi yang disampaikan penulis di artikelnya yang menjelaskan tentang pemerintah akan menaikkan daya setiap pembangkit listrik  pada tahun 2020,2024,2025 dan total investasi yang diserap sampai 2025 di proyeksi mencapai 13,197 juta dolar AS, tidak sesuai dengan judul karna disini hanya menginformasikan tentang prencana meningkatan daya dan tidak berhubungan dengan potensi.

Di artikel ini, saya menemukan penulis tidak member tahu secara rinci wilayah yang mengalami peningkatan penduduk di tahun 2015 mencapai 5.877.887 dan menghasilkan rata-rata lama penyinaran matahari 5 sampai 6 jam.

Pada artikel ini penulis tidak menjelaskan dimana dia memperoleh data yang menjelaskan sebanyak 270 kelurahan dari 1.640 kelurahan di Provinsi Riau belum teraliri listrik.

Kesimpulan

Secara keseluruhan dari artikel ini dapat di ambil kesimpulan, pertama inti pembahasan yang di sampaikan cukup baik dan sesuai dangan judul, kedua urutan pembahasan di setiap paragrafnya cukup tepat dan sesuai dengan pembahasan, ketiga dari cara penulisan artikel cukup baik dan penggunaan bahasanya mudah di pahami, keempat informasi yang di berikan oleh penulis sangat bermanfaat dan juga ada data yang belum pasti kebenaranya, kelima ada beberapa data yang seharusnya tidak perlu disampaikan oleh penulis, keenam artikel ini bisa jadi pendorong kita untuk mulai mengoptimalkan sumber Energi Baru Terbarukan kita.